Proses Pengolahan Dari Rotan Dan Tips Memilih Produk Dari Rotan

Kerajinan tangan bisa mengcangkup sektor apapun termasuk mebel. Saat ini bisnis mebel ini jadi salah satu yang paling menjanjikan karena memiliki sektor eksport yang besar. Indonesia menjadi salah satu Negara yang berhasil menarik pasar dunia untuk produk perlengkap rumah yang sangat menjanjikan kualitasnya. Saat ini barang yang di jual di mebel bukan hanya barang yang diolah dari pohon jati saja tapi juga ada beberapa barang rumah tangga yang dibuat dengan menggunakan rotan. Harga  perabot rumah tangga yang menggunakan rotan ini jauh lebih terjangkau daripada yang menggunakan kayu namun kualitasnya cukup bagus karena bisa bertahan untuk waktu yang sangat lama. Proses pengolahan dari rotan menjadi barang rumah tangga yang cantik dan berguna akan memakan waktu yang cukup lama dan bisa menjadi lebih lama jika jenis barang yang di buat memiliki tingkat kerumitan yang sangat tinggi. Rotan memiliki tekstur yang elastis namun kuat sehingga mudah untuk dibentuk berbagai model kursi, meja atau perlengkapan rumah lainnya seperti piring dan tujung saji.  Tampilan yang unik dengan kesan gothic yang sangat kuat membuat produk olahan dari rotan ini sangat diminati dipasaran.

Proses  Pengolahan Dari Rotan

Proses Pengolahan Dari Rotan Dan Tips Memilih Produk Dari Rotan

Untuk mengolah rotan menjadi produk yang menjual proses dan tahapannya sangat panjang karena bukan hanya sekedar membuat barang namun pengrajin juga harus mengelola rotan basah menjadi kering dan cocok untuk membuat berbagai perabot rumah tangga yang menarik. Tahapan pengolahan dari rotan mentah hingga menjadi produk yang siap jual adalah:

  1. Pemanenan rotan. Tahap ini sebaiknya dilakukan pada saat usim kemarau agar rotan bisa mudah untuk dikeringkan. Pemanenan rotan hanya bisa dilakukan pasa rotan yang memiliki ciri sebagian daunnya telah menguning dan mengering, kelopak daunnya sudah berwarna coklat kehitaman dan rontok, dan bagian batang berwarna hijau tua. Cara memanaen dilakukan dengan cara memotong bagian pangkal batang rotan lalu di tarik dari rumpun atau patang pengait.
  2.  Penanganan setelah panen. Setelah rotan berhasil di panen selanjutnya harus dilakukan pemotongan dengan tujuan untuk menghilangkan batang muda karena batang muda pada rotan bisa merusak rotan yang dipanen sebab bisa memunculkan jamur. Batang rotan yang tua selanjutnya dibersihkan dari duri, kelopak dan kotoran.   
  3. Penggorengan adalah tahap yang harus dilakukan untuk mengurangi kadar air yang ada di rotan agar cepat kering dan tidak berjamur. Cara melakukan penggorengan ini dengan mengikat rotan jadi satu dan memasukkannya ke dalam wajah yang berisi solar dan minyak kelapa.
  4. Penggosokan dan Pencucian adalah tahap yang dilakukan setelah rotan ditiriskan kurang lebih 5 menit. Kemudian penggosokan bisa dilakukan dengan menggunakan sabut kelapa atau menggunakan karung goni yang dicampur dengan serbuk gergaji. Tujuan penggosokan dilakukan agar sisa kotoran dan getah yang menempel pada kulit rotan bisa hilang dan membuat rotan lebih halus dan mengkilap.
  5. Pengeringan Rotan dikeringkan dengan cara dijemur pada panas matahari dengan keadaan rotan memiliki kadar air berkisar 15%-19%. Pengeringan secara alami ini akan memakan waktu  22 hari sampai 65 hari.
  6. Pengupasan dan Pemolisan Umumnya hanya akan dilakukan pada rotan yang berukuran besar saja dengan keadaan kering. Tujuannya untuk menghilangkan kulit agar ukuran rotan ini menjadi sama dan seragam.
  7. Pengasapan proses pengasapan ini Tujuannya agar rotan menjadi berwarna kuning merata dan mengkilap. Pengasapan ini hanya dilakukan pada rotan yang masih memiliki warna alami dan tahap pengasapan ini akan menghabiskan waktu hingga 12 jam.
  8. Pengawetan adalah tahapan untuk memberikan bahan kimia pada rotan agar masa pakai dari rotan jadi lebih panjang karena bisa memperpanjang umur rotan dan mencegah terjadinya kerusakan pada rotan.
  9. Pembengkokan atau Pelengkungan adalah tahapan yang hanya akan dilakukan pada rotan yang memiliki diameter yang besar sesuai dengan penggunaan. Caranya pelengkungan ini adalah denfan menggunakan uap air panas atau disebut juga sebagai proses steaming dengan menggunakan tabung silinder besar.

Tips Memilih Barang Hasil Pengolahan Dari Rotan

pengolahan dari rotan

Setelah tahu tentang pengolahan dari rotan untuk produk rumah tangga maka selanjutnya adalah tips saat anda akan memilih produk dari rotan. Pertama lebih baik anda beli dari pengrajin jadi anda bisa bertanya lebih jelas tentang produk dan kualitas yang anda inginkan. Lalu yang kedua usaha untuk melihat anyaman pada rotan karena lebih baik memilih rotan yang memiliki anyaman kuat dan rapat. Ketiga perhatikan kualitas rotan, rotan yang baik akan memiliki warna yang merasa dan melengkung dengan baik dan yang terakhir pilih perabot rotan yang menggunakan material tambahan yang ringan karena biasanya perabot rotan yang memiliki ciri tersebut akan lebih awet untuk digunakan dibandingkan dengan yang menggunakan material berat.